SELAMAT DATANG DI DESA BANCELOK

Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang - Jawa Timur

KETUA BPD BANCELOK

Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446H/2025M

ACHMAD SUYANTO, S.AP (KEPALA DESA BANCELOK)

Mengucapkan Selamat Hari Santri 2025

SELAMAT ULANG TAHUN ke-74

Jenderal Prabowo Subianto, Presiden RI 2024-2029

Senin, 30 Maret 2026

BPD Desa Bancelok Ingatkan Batas Waktu Penyerahan LKPPD Tahun Anggaran 2025


Bancelok, 30 Maret 2026 — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang secara resmi mengeluarkan pemberitahuan terkait batas waktu penyerahan Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LKPPD) Akhir Tahun 2025 oleh Kepala Desa Bancelok.

Ketua BPD Desa Bancelok, Rahmatullah, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa penyerahan dokumen LKPPD merupakan kewajiban Kepala Desa yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur pengawasan dan tata kelola keuangan desa.

“BPD memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan desa. Oleh karena itu, penyampaian LKPPD tepat waktu menjadi bagian penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa,” ujarnya.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, LKPPD Akhir Tahun harus disampaikan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir, yaitu pada tanggal 31 Maret 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, BPD Desa Bancelok mengimbau Kepala Desa agar segera menyerahkan dokumen tersebut sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Selain itu, BPD juga meminta agar Pemerintah Desa segera memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Desa guna membahas dan menetapkan laporan LKPPD/LKPJ tersebut. Musyawarah ini dinilai penting sebagai forum evaluasi kinerja pemerintahan desa sekaligus sarana transparansi kepada masyarakat.

Pemberitahuan ini juga telah ditembuskan kepada Camat Jrengik sebagai bentuk laporan dan koordinasi dalam rangka pembinaan serta pengawasan pemerintahan desa.

Dengan adanya langkah ini, BPD Desa Bancelok berharap terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas publik.

Share:

Jumat, 20 Maret 2026

BPD DESA BANCELOK SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI 1447 H


Desa Bancelok – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 2026 M, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat.

Ketua BPD Desa Bancelok, Rahmatullah, S.S., M.Pd., melalui media publikasi resmi menyampaikan harapan agar momentum Idul Fitri menjadi ajang mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antarwarga.

“Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ujar beliau.

Ucapan ini juga menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan BPD dengan masyarakat Desa Bancelok, sekaligus ajakan untuk menjaga persatuan serta meningkatkan semangat gotong royong pasca bulan suci Ramadan.

Momentum Idul Fitri diharapkan tidak hanya menjadi perayaan kemenangan secara spiritual, tetapi juga menjadi titik awal untuk membangun desa yang lebih harmonis, sejahtera, dan berdaya.

Share:

Minggu, 18 Januari 2026

BUM Desa Bancelok Bangkit Bancelok Resmi Launching Aplikasi PETELUR Inovasi Digital Pertama Desa untuk Tata Kelola Usaha Ayam Petelur


BUM Desa Bancelok Bangkit Bancelok resmi meluncurkan aplikasi PETELUR pada hari Senin, 19 Januari 2026 sebagai sistem digital terpadu untuk pencatatan dan pengelolaan usaha ayam petelur desa. Aplikasi ini menjadi satu-satunya platform tata kelola usaha peternakan telur berbasis digital yang dimiliki dan dikembangkan langsung oleh BUM Desa.

Peluncuran PETELUR merupakan tonggak penting dalam modernisasi unit usaha desa sekaligus langkah nyata menuju sistem administrasi yang lebih transparan, tertib, dan profesional.
Kepala Desa Bancelok, Achmad Suyanto, S.AP, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas lahirnya inovasi tersebut:


“PETELUR adalah bukti bahwa desa mampu bertransformasi secara digital. Ini bukan hanya aplikasi, tetapi sistem yang akan menjaga ketertiban usaha BUM Desa agar lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Saya bangga Bancelok menjadi pelopor.”


Hal senada juga disampaikan Ketua BPD Desa Bancelok, Rahmatullah, S.S., M.Pd. yang menilai aplikasi PETELUR sebagai lompatan besar dalam pengelolaan usaha desa:


“Selama ini pencatatan usaha peternakan desa masih manual dan sulit dikontrol. Dengan PETELUR, seluruh aktivitas usaha tercatat otomatis dan realtime sehingga memudahkan pengawasan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BUM Desa.”


Dengan diluncurkannya PETELUR, usaha ayam petelur BUM Desa kini memiliki sistem pencatatan digital yang terstruktur dan siap mendukung pengembangan usaha ke depan.


PROFIL APLIKASI PETELUR
Pemantauan Elektronik Telur – Entri Usaha Realtime

PETELUR merupakan aplikasi resmi BUM Desa Bancelok Bangkit Bancelok yang dirancang sebagai sistem pencatat dan pengendali usaha ayam petelur berbasis database terintegrasi.
Aplikasi ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan usaha peternakan secara modern, tertib, serta transparan dengan sistem yang mampu mencatat seluruh aktivitas usaha secara realtime dan terpusat.
Fitur Utama PETELUR
๐Ÿฅš Pencatatan Produksi Harian
Input telur berdasarkan kandang
Dalam satuan butir dan kilogram
Tersimpan otomatis berdasarkan tanggal dan petugas

๐Ÿงบ Sistem Penjualan Telur
Input jumlah telur terjual (Kg)
Harga mengikuti harga aktif
Total dihitung otomatis sistem

๐Ÿ’ต Pengeluaran Operasional
Biaya kandang dan usaha
Pembelian pakan, obat, perlengkapan
Pembayaran pihak ketiga

๐Ÿ“ฆ Stok Otomatis & Akurat
Perhitungan stok berjalan
Sinkron produksi dan penjualan
Mengurangi selisih data

๐Ÿ“Š Dashboard Monitoring Realtime
Menampilkan:
Produksi harian
Penjualan harian
Stok telur terkini
Omzet usaha
Pengeluaran
Laba berjalan
Harga aktif

๐Ÿ“‘ Sistem Laporan Lengkap
Laporan Produksi
Laporan Penjualan
Laporan Keuangan
Laporan Stok Telur
Laporan Mutasi Ayam
Laporan Kandang

๐Ÿงพ Invoice Resmi Otomatis
Bukti penjualan
Bukti pengeluaran
Identitas lengkap usaha desa


SOP Standar PETELUR
✔ Semua produksi dicatat setiap hari
✔ Semua penjualan wajib diinput sebelum telur keluar
✔ Semua pengeluaran wajib dicatat hari yang sama
✔ Admin melakukan monitoring harian melalui dashboard
✔ Laporan dapat diakses kapan saja sesuai periode
Keunggulan PETELUR
Sistem realtime dan terpusat
Mengurangi kesalahan pencatatan
Transparan dan mudah diaudit
Mengontrol stok dan keuangan usaha
Mendukung profesionalisme BUM Desa
Menjadi inovasi digital pertama usaha peternakan desa
Makna PETELUR bagi Desa
PETELUR bukan sekadar aplikasi, melainkan simbol transformasi tata kelola usaha desa menuju era digital. Kehadirannya menjadi pondasi penting dalam membangun usaha peternakan desa yang modern, tertib, dan terpercaya.
BUM Desa Bancelok Bangkit Bancelok kini menjadi pelopor desa inovatif yang berani menghadirkan sistem digital khusus untuk tata kelola usaha ayam petelur.
PETELUR
Solusi Digital Tata Kelola Usaha Telur Desa
Transparan • Modern • Realtime • Profesional ๐Ÿ”๐Ÿ“Š

Share:

Senin, 01 Desember 2025

BPD Desa Bancelok Gelar FGD Pengawasan Keuangan Desa, Libatkan Pemerintah Desa untuk Perkuat Sinergi


Bancelok, Sampang — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bancelok melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kapasitas BPD dalam Pengawasan Kinerja Kepala Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat fungsi pengawasan BPD sekaligus memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan transparan dan akuntabel.

FGD kali ini turut melibatkan Pemerintah Desa Bancelok, dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bancelok, Achmad Suyanto, S.AP. Kehadiran Kepala Desa merupakan bagian dari komitmen untuk membangun hubungan kerja yang harmonis dan memahami mekanisme pengawasan yang dijalankan BPD secara tepat.

Ketua BPD Desa Bancelok, Rahmatullah, S.S., M.Pd., yang akrab disapa Mamak, menyampaikan bahwa keterlibatan Pemerintah Desa dalam FGD adalah langkah penting agar tidak ada kesalahpahaman dalam mekanisme pengawasan.

“BPD dan Pemerintah Desa harus punya pemahaman yang sama. Dengan hadirnya Kepala Desa, kita bisa menyampaikan langsung bagaimana pengawasan BPD bekerja, bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi untuk memastikan APBDes dikelola dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Mamak.

Kegiatan FGD membahas berbagai materi, mulai dari dasar hukum pengawasan desa, siklus pengelolaan keuangan desa, teknik monitoring lapangan, hingga identifikasi permasalahan umum dalam administrasi dan pelaksanaan kegiatan desa. Peserta juga berdiskusi mengenai perlunya komunikasi yang lebih terbuka antara BPD dan Pemdes.

Sementara itu, Kepala Desa Bancelok, Achmad Suyanto, S.AP., memberikan apresiasi terhadap inisiatif BPD.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Dengan memahami mekanisme pengawasan BPD, kita bisa bekerja lebih transparan, lebih tertib, dan saling menguatkan dalam membangun Desa Bancelok,” jelasnya.

FGD menghasilkan beberapa Rencana Tindak Lanjut (RTL), di antaranya peningkatan koordinasi rutin, pembagian tugas pengawasan antar anggota BPD, serta optimalisasi transparansi publik melalui media informasi desa.

Sebagai penutup, Mamak kembali menegaskan pentingnya kolaborasi:

“Desa akan maju apabila BPD dan Pemerintah Desa berjalan seirama, saling mengingatkan, dan sama-sama menjaga amanah keuangan desa,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antar lembaga desa demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Desa Bancelok.

Share:

Senin, 10 November 2025

Desa Bancelok Jadi Lokasi GEMAPATAS Kabupaten Sampang, Ikuti Kegiatan Serentak se-Jawa Timur

Sampang, 10 November 2025 — Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) tingkat Kabupaten Sampang.

Kegiatan ini berlangsung serentak se-Jawa Timur melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Penunjukan Desa Bancelok sebagai Desa Binaan menandai langkah awal menuju tertib administrasi pertanahan di Kabupaten Sampang.

Kegiatan bertema “Langkah Awal Pembentukan Desa Binaan untuk Mewujudkan Jawa Timur Menuju Lengkap” ini dihadiri oleh perwakilan dari BPN Kabupaten Sampang, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Polres Sampang, serta unsur Forkopimcam Jrengik, pemerintah desa, dan masyarakat Desa Bancelok.

Rangkaian Kegiatan GEMAPATAS Serentak

Sesuai rundown kegiatan yang ditetapkan secara provinsi, acara dimulai pukul 12.00 WIB dengan persiapan teknis dan pengarahan peserta.
Pukul 13.00 WIB, kegiatan dibuka dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta pemutaran video GEMAPATAS.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Bupati Gresik, dan Keynote Speech Gubernur Jawa Timur.
Puncak kegiatan berlangsung pukul 13.45 WIB, yakni pemasangan tanda batas (patok) tanah oleh masyarakat secara serentak di seluruh Jawa Timur.

Di Desa Bancelok, kegiatan tersebut dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting, disaksikan langsung oleh BPN Sampang, Forkopimcam Jrengik, dan masyarakat setempat.
Gerakan ini menjadi simbol kesadaran masyarakat untuk mencegah sengketa tanah dan tumpang tindih lahan, sejalan dengan semangat kampanye #PasangPatok, #AntiCekcok, dan #AntiCaplok.

Kepala Desa Bancelok, Achmad Suyanto, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya.

“Desa Bancelok merasa terhormat menjadi lokasi kegiatan GEMAPATAS Kabupaten Sampang. Melalui kegiatan ini, masyarakat kami semakin memahami pentingnya pemasangan batas tanah yang jelas agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Bancelok, Mamak, yang turut hadir mewakili masyarakat, menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya kegiatan tersebut di desanya.

“Kami masyarakat Desa Bancelok sangat mendukung program GEMAPATAS ini. Selain memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya batas tanah yang jelas, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ketertiban di bidang pertanahan,” tutur Mamak.


Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut agar masyarakat semakin sadar pentingnya administrasi pertanahan yang tertib dan sesuai aturan.

Kegiatan diakhiri dengan pemasangan patok simbolis oleh masyarakat Desa Bancelok dan foto bersama seluruh peserta dari unsur Forkopimcam, aparat, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, Desa Bancelok berkomitmen mendukung program pemerintah menuju “Jawa Timur Lengkap”, sekaligus menjadi contoh dalam pelaksanaan tertib batas tanah di Kabupaten Sampang.

Share:

Minggu, 09 November 2025

Pemdes Bancelok Tindaklanjuti Arahan BPD, Laksanakan Normalisasi Saluran Air untuk Atasi Banjir


Bancelok, Sampang — Pemerintah Desa (Pemdes) Bancelok melaksanakan kegiatan normalisasi saluran air di sejumlah titik rawan genangan, sebagai tindak lanjut dari arahan dan hasil koordinasi bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bancelok.

Langkah ini menjadi upaya nyata dalam mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan jalan poros utama desa, khususnya di sekitar gerbang “Selamat Datang Desa Bancelok.”

Selama beberapa tahun terakhir, kawasan tersebut memang menjadi langganan banjir setiap musim hujan, akibat curah hujan tinggi yang membawa limpasan air dari wilayah utara.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, penyebab utama genangan adalah saluran air di pinggir jalan yang sudah dangkal dan tersumbat endapan lumpur, serta luapan dari sungai kecil di sebelah barat desa, yang merupakan terusan aliran dari dua dusun, yaitu Dusun Masjid dan Bates.

Akibatnya, saat debit air meningkat, saluran tidak mampu menampung air dan menyebabkan genangan di jalan poros utama.

Ketua BPD Bancelok, Mamak, menjelaskan bahwa permasalahan banjir ini sudah lama menjadi perhatian BPD.

Melalui pembahasan dan koordinasi bersama Pemdes, BPD mendorong agar dilakukan normalisasi saluran air yang mengarah ke persawahan, sehingga sebagian debit air dapat dialirkan dan tidak langsung menuju ke jalan utama.

“Kami dari BPD sudah lama memperhatikan kondisi ini. Air dari arah Malakah dan Buker sering meluap ke wilayah Bancelok karena salurannya dangkal dan sempit. Maka kami mendorong agar dilakukan normalisasi saluran sebagai solusi jangka panjang,” ujar Mamak, Ketua BPD Bancelok, Senin (17/11).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemdes Bancelok yang telah menindaklanjuti hasil pembahasan tersebut dengan cepat.

Kegiatan normalisasi dilaksanakan sebelum puncak musim hujan, dengan melibatkan perangkat desa dan warga sekitar secara gotong royong.

“Alhamdulillah, kegiatan normalisasi sudah berjalan. Saluran dibersihkan dan diperlebar di beberapa titik. Sekarang air lebih cepat mengalir ke arah persawahan, tidak lagi meluap ke jalan. Ini bukti nyata kerja sama antara BPD, Pemdes, dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bancelok, Achmad Suyanto, menjelaskan bahwa kegiatan normalisasi ini merupakan bagian dari tindak lanjut langsung hasil koordinasi dengan BPD dan masyarakat.

Pemdes mempercepat pelaksanaannya karena kondisi lapangan sudah mendesak dan berpotensi menyebabkan banjir lebih parah jika dibiarkan.

“Kami melaksanakan normalisasi ini sebagai tindak lanjut arahan dan hasil pembahasan bersama BPD. Setelah kami tinjau, memang kondisi saluran sudah kritis, jadi kami putuskan untuk segera dilaksanakan sebelum curah hujan meningkat,” ujar Achmad Suyanto, Kepala Desa Bancelok.

Pelaksanaan normalisasi dilakukan di sejumlah titik utama, terutama pada saluran yang mengarah ke sawah dan di sepanjang sisi barat jalan poros.

Pekerjaan meliputi pembersihan endapan lumpur, pelebaran alur air, perataan dasar saluran, serta pembuangan sampah-sampah yang menghambat aliran.

Langkah ini diharapkan mampu memperlancar aliran air dari arah Duaun Masjid dan Bates agar tidak menumpuk di sekitar jalan desa.

“Dengan normalisasi ini, air dari Dusun Masjid dan Bates dan bisa langsung mengalir ke saluran persawahan tanpa menggenang di jalan. Ini langkah awal untuk mengurangi risiko banjir di musim hujan,” tambah Achmad Suyanto.

Kepala Desa juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil kerja tersebut.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian penting dari keberlanjutan kegiatan normalisasi agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami mohon warga ikut menjaga kebersihan saluran, jangan membuang sampah sembarangan. Kalau saluran tersumbat lagi, banjir bisa kembali terjadi. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Masyarakat sekitar menyambut baik langkah tersebut. Warga mengaku kini genangan air mulai berkurang dan air hujan lebih cepat mengalir.

Mereka menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata kerja sama yang baik antara BPD dan Pemdes dalam memperhatikan kebutuhan warga.

“Sekarang kalau hujan deras, air cepat surut. Tidak seperti dulu yang bisa berjam-jam menggenang. Kami berterima kasih kepada Pak Kades dan Pak Mamak yang sudah tanggap dengan kondisi ini,” tutur salah satu warga.

Melalui kegiatan ini, BPD Bancelok dan Pemdes Bancelok menunjukkan komitmen kuat untuk terus bersinergi dalam mengatasi persoalan banjir dan menjaga lingkungan desa.

Langkah normalisasi ini tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi bagian dari perencanaan pembangunan berkelanjutan agar Desa Bancelok semakin aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakatnya.

“Kami dari BPD akan terus mengawal dan memastikan agar kegiatan semacam ini dilakukan secara rutin. Kolaborasi antara BPD, Pemdes, dan warga akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa,” tutup Mamak.

Share:

Selasa, 04 November 2025

BPD Desa Bancelok Luncurkan Layanan “Lapor Desa” Online, Warga Kini Bisa Sampaikan Aduan dan Aspirasi Lewat Website atau Aplikasi

Bancelok, Sampang — Dalam rangka meningkatkan partisipasi dan keterbukaan informasi publik, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bancelok resmi meluncurkan inovasi digital berupa “Layanan Lapor Desa”, yang dapat diakses secara online melalui laman kimbancelokbangkit.site maupun aplikasi Android INFO DESA Bancelok.

Program ini hadir sebagai sarana bagi warga Desa Bancelok untuk menyampaikan aduan, laporan, maupun aspirasi terkait kinerja pemerintah desa, baik dalam bidang pelayanan publik, pembangunan, maupun kegiatan sosial masyarakat.

Menampung Suara Warga Secara Digital

Ketua BPD Desa Bancelok, Mamak, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari tanggung jawab BPD dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi masyarakat.

“Sudah menjadi tugas kami untuk mendengar dan menindaklanjuti suara masyarakat. Melalui layanan Lapor Desa ini, kami ingin mempermudah warga dalam menyampaikan laporan atau aspirasi tanpa harus datang ke kantor. Semua bisa dilakukan secara online,” ujar Mamak.

Dengan sistem ini, setiap laporan yang dikirim warga akan langsung diterima oleh server admin Kantor BPD, sehingga bisa segera diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Cara Mengakses Layanan Lapor Desa

Warga yang ingin mengirim laporan dapat melakukannya dengan langkah mudah:

  1. Buka website resmi desa di kimbancelokbangkit.site.

  2. Pilih menu “Layanan Lapor Desa”.

  3. Klik “Layanan Aduan dan Aspirasi Warga”.

  4. Isi formulir laporan yang tersedia sesuai petunjuk, dan jika perlu, lampirkan bukti atau dokumen pendukung.

Selain melalui website, warga juga dapat mengakses layanan ini lewat aplikasi INFO DESA Bancelok di perangkat Android. Menu layanan lapor desa bisa ditemukan di halaman utama aplikasi dengan tampilan yang sederhana dan mudah digunakan.

Data Pelapor Dijamin Aman

BPD Bancelok menegaskan bahwa kerahasiaan data pelapor sepenuhnya dijaga. Identitas maupun isi laporan tidak akan disebarluaskan tanpa izin pelapor, dan hanya digunakan untuk kepentingan verifikasi serta tindak lanjut internal.

“Kami menjamin setiap laporan yang masuk akan kami tangani secara profesional dan penuh tanggung jawab. Yang terpenting, warga tidak perlu takut melapor. Kami butuh partisipasi masyarakat agar Bancelok semakin maju dan transparan,” tambah Mamak.

Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat

Melalui layanan digital ini, BPD berharap masyarakat Desa Bancelok semakin mudah berperan aktif dalam pembangunan dan pengawasan jalannya pemerintahan desa. Dengan laporan dan aspirasi yang tersampaikan secara langsung, keputusan serta kebijakan desa dapat lebih tepat sasaran.

BPD juga berencana terus mengembangkan fitur tambahan dalam layanan ini, seperti status tindak lanjut laporan dan notifikasi hasil penanganan, agar warga bisa memantau perkembangan laporan mereka secara transparan.


๐Ÿ“ฑ Unduh Aplikasi INFO DESA Bancelok Sekarang!

Untuk mempermudah akses, masyarakat dapat menggunakan aplikasi INFO DESA Bancelok di ponsel Android.
Melalui aplikasi ini, warga bisa membaca berita desa, melihat informasi layanan publik, dan tentu saja — menyampaikan aduan atau aspirasi langsung ke BPD lewat menu Layanan Lapor Desa.

๐Ÿ‘‰ Link Download:

Aplikasi INFO DESA BANCELOK dapat diunduh secara gratis melalui tautan berikut:


Download INFO DESA BANCELOK


Aplikasi ini ringan, mudah digunakan, dan menjadi langkah nyata menuju desa digital yang transparan dan partisipatif.

Share:

LOGIN USER

๐Ÿ”‘ Login Editor KIM BB

๐Ÿ‘️

LIVE CHAT DENGAN ADMIN

๐Ÿ’ฌ Chat via WhatsApp

Data Pengunjung

Flag Counter